muhammadiyah memberikan amaliah untuk bangsa dan negara

Melaksanakan dawah amar maruf nahi munkar dengan maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam merupakan salah satu misi utama milik Muhammadiyah, organisasi Islam yang besar di Indonesia. Dan di tengah-tengah masa darurat COVID-19, Muhammadiyah (khususnya Aisyiyah, sub organisasi Muhammadiyah) kini menunjukkan bagaimana organisasi Islam dapat beramal untuk agama, dan membantu bangsa dan negara sekaligus.

β–Έ “Muhammadiyah dan Aisyiyah sejak awal kemerdekaan kiprahnya luar biasa untuk bangsa, negara, kemakmuran dan kesejahteraan semesta tanpa berpikir untuk diri kita sendiri. Artinya kita ingin menghadirkan agama yang mencerahkan yang hadir untuk memecahkan masalah.” β€” Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Berikut adalah kutipan khusus dan inti dari informasi yang dikatakan oleh Haedar Nashir tanggal 24, April’ 2020 kemarin, dan pesan-pesan tambahan yang diambil dari halaman resmi Muhammadiyah.

“Muhammadiyah itu gerakan Islam dawah amar makruf nahi munkar dan tajdid untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Islam rahmatan lil β€˜alamin diwujudkan melalui amaliah nyata yang memajukan, pendidikan, kesehatan dan dakwah komunitas. Harus mencerahkan alam pikiran, jangan malah menjadi bagian dari masalah itu namanya menggelapkan bukan pencerahan. Jika kita tidak bisa memberi solusi diharapkan tidak menambah masalah.”

“Peran yang harus terus kita lakukan bersama kekuatan bangsa yang lain adalah bagaimana umat Islam menjadi umat terbaik. Kita tidak bisa menampilkan Islam yang baik jika umatnya tidak unggul, Muhammadiyah juga tidak bisa unggul jika tidak membangun. Tidak perlu mempertentangkan perbedaan.”

“Karena itu bangun semua kekuatan itu dan kita punya modal. Saya percaya kekuatan bangsa menjadi kekuatan kolektif dengan mensinergikan kekuatan. Ketika negara tidak pada relnya, kita bisa berperan di garis depan. Saya yakin dengan Islam yang menyeluruh, basis Muhammadiyah yang kuat dan kita kapitalisasi maka peran Muhammadiyah akan menjadi energi positif bagi bangsa.”

Haedar menjelaskan bahwa penafsiran Islam sebagai sebuah agama pencerahan yang menyediakan berbagai solusi, memerlukan kebersamaan semua pihak dan meninggalkan perseteruan yang tidak penting. Ia yakin bahwa Islam memiliki solusi bagi segala persoalan, maka dari itu Muhammadiyah berusaha memberikan amaliah yang nyata kepada bangsa dan negara.

©   t h e   I s l a m w e b . s i t e
e d i t o r :Β  Β f a r r a s