kata Fachrul Razi: masjid istiqlal adalah etalase Islam indonesia di kancah dunia

Menteri Agama RI, Fachrul Razi, menuturkan bahwa keberadaan Masjid Istiqlal menjadi etalase Islam Indonesia di kancah dunia. Pernyataan ini disampaikan Menag usai melantik pengurus BPMI (Badan Pengelola Masjid Istiqlal) periode tahun 2020-2024, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

▸ “Masjid Istiqlal adalah salah satu etalase peradaban Muslim Indonesia di kancah dunia. Keberadaan Masjid Istiqlal dikenal luas di berbagai negara dan banyak dikunjungi oleh tamu-tamu luar negeri. Masjid ini bertetangga dengan rumah ibadah agama lain,” papar Menteri Agama, hari Jumat (05.06.2020).

Menteri Agama menyampaikan bahwa masjid merupakan wajah kerukunan Indonesia, tempat di mana harmoni harus senantiasa tergambar dan dipraktikkan dengan jelas. Ia juga memaparkan sejarah berdirinya Masjid Istiqlal sebagai payung besar bagi seluruh golongan dan pergerakan umat Islam di Indonesia.

Kemudian ia lanjutkan dengan sejarah di mana Presiden pertama Republik Indonesia, bapak Ir. Soekarno, memancangkan tiang pertama Masjid Istiqlal pada tanggal 24 Agustus 1961. Banyak dari mereka yang telah berperan dan berjasa, termasuk sejumlah tokoh negarawan, ulama, dan tokoh umat Islam dari berbagai latar belakang organisasi, adalah patut dikenang.

▸ “Saya membaca sejarahnya, masjid negara ini membutuhkan waktu 17 tahun sejak mulai dibangun sampai diresmikan penggunaannya pada tanggal 22 Februari 1978 oleh presiden kedua Republik Indonesia, bapak Jenderal TNI (Purn) Soeharto,” tambah Fachrul Razi.

Maka dari itu, pemerintah melalui Kementerian Agama selama ini dan ke depan akan tetap senantiasa memfasilitasi pemeliharaan, operasionalisasi dan pengembangan Masjid Istiqlal, dengan mengalokasikan bantuan APBN setiap tahun anggaran. Badan Pengelola Masjid Istiqlal juga senantiasa dituntut untuk mampu menjaga dan meningkatkan performa akuntabilitas pengelolaan bantuan APBN dan keuangan masjid yang berasal dari masyarakat.

▸ “Keberadaan Masjid Istiqlal diharapkan tidak hanya dikagumi dan memiliki daya tarik bagi masyarakat di seluruh Nusantara dan dunia karena arsitektur bangunannya yang megah dan memesona. Namun, harus memiliki daya tarik dari segi kegiatan dan program pembinaan keagamaan yang dilaksanakan sebagai agenda harian masjid.”

Fachrul Razi kemudian menuntut semua masjid di tanah air pada umumnya, dan Masjid Istiqlal khususnya, untuk mengoptimalkan peran dan fungsinya sebagai rumah ibadah, sebagai pusat pembinaan umat dan generasi muda dengan nilai-nilai Islam, dan dakwah secara komprehensif. Atmosfer masjid sebagai pusat ibadah dan kebudayaan Islam harus memancarkan tauhid, ukhuwah, kemajuan, kedamaian, keadaban, serta rahmatan lil ‘alamin.

▸ “Masjid Istiqlal harus menjadi oase moral yang menyejukkan dan paru-paru spiritual masyarakat di tengah polusi moral dan kebisingan kehidupan perkotaan. Setiap orang yang datang dan berada di lingkungan Masjid Istiqlal yang besar dan luas itu harus dapat merasakan kedamaian Ukhuwah Islamiyah, menikmati keindahan agama Islam, menemukan prototipe kebersihan rumah ibadah, dan keramahtamahan para petugas masjid.”

Di akhir sambutan, Fachrul Razi sebagai Menteri Agama menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada ketua badan pelaksana pengelola Masjid Istiqlal periode terdahulu, di bawah kepemimpinan Laksamana Pertama TNI (Purn), Asep Saepudin dan Bahrul Hayat selaku wakil ketua beserta seluruh jajarannya.

▸ “Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang luar biasa dalam mengelola Masjid terbesar di Asia Tenggara ini,” kata Menteri Agama tersebut. “Saya berharap pengelolaan kegiatan peribadatan, dakwah, pendidikan, sosial, ekonomi umat, dan lainnya, sebagai bagian dari ibadah Masjid yang telah berjalan selama ini harus bisa dipertahankan dan ditingkatkan seiring dengan kebutuhan masyarakat dan peningkatan fungsi Masjid Istiqlal di masa mendatang. Selamat menjalankan amanah kepada pengurus badan pengelola Masjid Istiqlal yang baru.”

©   t h e   I s l a m w e b . s i t e
e d i t o r :   f a r r a s

komentar dan diskusi 👋🏼

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s