pendapat menteri agama dan komisi VIII DPR tentang dibukanya haji 2020

Setelah dinanti-nanti oleh umat Islam dari berbagai dunia, akhirnya pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan untuk membuka penyelenggaraan ibadah haji tahun ini —1441 Hijriah, atau 2020 Masehi. Keputusan pemerintah Arab Saudi soal ibadah haji ini diumumkan pada hari Senin (22.06.2020), pukul 09:30 malam waktu setempat, seperti yang telah the Islamweb.site laporkan di artikel sebelumnya.

Pemerintah Indonesia, melalui Kemenag (Kementerian Agama), mengapresiasi keputusan pemerintah Arab Saudi yang membuka ibadah haji tahun ini walaupun sangat dibatasi. Menteri Agama, Fachrul Razi, mengatakan bahwa langkah tersebut menunjukkan upaya pemerintah Arab Saudi yang tetap mengedepankan keselamatan jemaah haji di tengah-tengah pandemi COVID-19.

▸ “Atas nama pemerintah, saya selaku Menteri Agama mengapresiasi keputusan Saudi yang mengedepankan keselamatan jamaah dalam penyelenggaraan ibadah haji 1441 Hijriah atau 2020 Masehi,” ujar Fachrul melalui keterangan tertulisnya, hari Selasa (23.06.2020).

Menurut Fachrul, keselamatan jemaah memang patut diutamakan, terlebih karena agama Islam telah mengajarkan tentang pencegahan kerusakan yang harus diprioritaskan daripada meraih kemanfaatan yang berlebih. Maka dari itu, Fachrul menilai keputusan yang diambil oleh pemerintah Arab Saudi sejalan dengan keputusan pemerintah Indonesia yang pada hari Selasa, 2 Juni lalu, mengumumkan pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2020.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi VII DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), Ace Hasan Syadzily, menghormati keputusan pemerintah Arab Saudi yang menyelenggarakan ibadah haji terbatas bagi masyarakat lokal dan warga negara asing, khususnya WNI (Warga Negara Indonesia), yang telah bermukim di Arab Saudi. Ace pun meminta pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Agama, agar tidak melarang WNI di Arab Saudi yang ingin menunaikan ibadah haji.

▸ “Pemerintah Indonesia tidak boleh membatasi keinginan WNI yang berada di Arab Saudi untuk berhaji dengan ketentuan yang telah ditetapkan sesuai dengan protokol Covid-19 di Arab Saudi,” kata Ace saat dihubungi, hari Selasa (23.06.2020).

Menurut dia, keputusan pemerintah Arab Saudi menggelar ibadah haji walaupun secara terbatas di masa pandemi COVID-19 ini sudah sesuai dengan prediksi Komisi VII DPR. Maka dari itu, Ace paham bahwa keputusan yang diumumkan oleh pemerintah Arab Saudi itu tidak belaku bagi calon jemaah haji yang belum menginjak tanah Saudi. Sebab sebelumnya, pemerintah Indonesia memang telah mengumumkan pembatalan keberangkatan jemaah haji dari Tanah Air.

▸ “Langkah Pemerintah Arab Saudi menerapkan kebijakan itu sebagaimana yang kami perkirakan, bahwa Pemerintah Arab Saudi tetap akan menggelar penyelenggaraan ibadah haji dengan pengaturan yang ketat dari segi protokol Covid-19,” lanjut Ace. “Kebijakan ini tidak akan berpengaruh secara langsung dengan nasib calon jemaah haji asal Indonesia yang memang telah diambil keputusan pembatalan hajinya.”

Terkait hal itu, Ace ingin pemerintah, khususnya Kementerian Agama, menegaskan kebijakan yang diputuskan oleh pemerintah perihal larangan WNI untuk beribadah haji dan umrah selama COVID-19. Ace menegaskan bahwa Komisi VII DPR tidak mempersoalkan pembatalan keberangkatan haji asal Indonesia, melainkan menyoroti mekanisme pengambilan keputusan Fachrul Razi karena diduga melanggar Undang-undang No. 8, tahun 2019, tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

▸ “Hasil keputusan rapat kemarin disepakati akan dikaji legal standing kebijakan tersebut, apakah sudah tepat dalam bentuk keputusan menteri agama atau keppres (keputusan presiden) atau lainnya,” ucap Ace. “Yang dipersoalkan kami kan sebetulnya adalah soal mekanisme pengambilan keputusannya yang kami nilai melanggar komitmen dan UU.”

©   t h e   I s l a m w e b . s i t e
e d i t o r :   f a r r a s

s u m b e r   r e f e r e n s i

komentar dan diskusi 👋🏼

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s