konflik kembali terjadi di jalur gaza

Sejak tiga hari yang lalu, menjelang rencana aneksasi sebagian dari Tepi Barat, angkatan bersenjata Israel dan Hamas (Harakat al-Muqawwamatul Islamiyyah, atau Gerakan Pertahanan Islam) di Jalur Gaza sudah mulai saling menyerang. Seperti yang dilansir oleh AFP.com, hari Sabtu (27.06.2020), Hamas meluncurkan dua roket dari Jalur Gaza ke arah kota Sderot, Israel.

Negara Yahudi tersebut kemudian membalas melalui serangan udara. Sumber-sumber keamanan di Gaza mengkonfirmasi kepada AFP.com, bahwa serangan balik pertama Israel menghantam sebuah bangunan di Khan Yunis, di ujung selatan wilayah Jalur Gaza yang berpenduduk dua juta jiwa. Di sisi lain, Israel menyatakan bahwa mereka menyerang wilayah tersebut karena mereka menduga di sana terdapat pabrik amunisi dan roket milik Hamas.

Padahal sejak bulan Mei lalu, Hamas tidak pernah meluncurkan satu pun roket ke wilayah Israel. Namun minggu kemarin, Hamas telah memberikan peringatan agar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengurungkan niat untuk mengklaim Lembah Yordan dan kawasan di sekitar Yerikho, Tepi Barat. Dan apabila peringatan mereka tidak diterima, maka Hamas akan menganggap sikap tidak peduli Israel sebagai bentuk ajakan perang.

Banyak media pro-Israel yang beranggapan bahwa konflik satu ini disebabkan oleh pihak Palestina yang meluncurkan roket ke arah Israel terlebih dahulu. Padahal, penindasan terhadap warga Palestina tengah terjadi setiap hari walaupun perang sedang tidak terjadi secara formal. Hamas kemudian menunjukkan salah satu tindak kejahatan pihak Israel, yaitu penyiksaan terhadap tahanan Palestina.

Hamas mendesak PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) untuk menekan Israel agar berhenti menyiksa tahanan Palestina. Pernyataan in diungkapkan oleh juru bicara Hamas, Abdul Latif al-Qanoua, pada International Day in Support of Victims and Torture 2020 (bahasa Indonesia: Hari Internasional Mendukung Korban Penyiksaan 2020).

β–Έ β€œBerlanjutnya penyiksaan tahanan perang oleh Israel memerlukan aksi diplomatik untuk membawa para pemimpinnya ke pengadilan internasional,” ujar al-Qanoua.

Menurut laporan yang dirilis oleh PPS (Palestinian Prisoners’ Society), ada sebanyak 95% dari sekitar lima ribu tahanan Palestina di penjara Israel yang mengalami penyiksaan. Otoritas Israel juga mengancam mereka dengan pelecehan seksual, menghancurkan rumah-rumah mereka, hingga membunuh anggota keluarga mereka.

β–Έ β€œIsrael menerapkan berbagai cara untuk menyiksa tahanan; secara fisik dan psikologis, melalui sistem kekerasan komprehensif,” ungkap pernyataan PPS. “Para tahanan menjadi target pengurangan tidur melalui interogasi terus menerus hingga 20 jam, menghentikan sirkulasi darah mencapai kepala mereka, menutupi kepala mereka dengan kantong kotor, serta terus menerus dipukuli, ditampar, ditendang, pelecehan lisan … yang semuanya dilakukan secara sengaja.”

Menurut laporan resmi, rencana ‘pencaplokan’ Israel itu berdasarkan dari usulan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang dipaparkan pada bulan Januari lalu. Di dalam rancangannya, Trump memaparkan batas-batas baru dan tukar guling wilayah antara Israel dan Palestina, untuk mencapai perdamaian di kedua belah pihak. Akan tetapi, proposal tersebut ditolak oleh Palestina dengan alasan ketidakadilan terhadap rakyat Palestina, seperti halnya wilayah yang ditawarkan yang semakin menyusut; serta tuntutan Palestina agar Yerusalem Timur dapat menjadi ibu kota masa depan, yang tidak kunjung dikabulkan.

[ klik di sini untuk baca lebih lanjut tentang rencana aneksasi israel ]

Di bawah pemindasan pemerintahan Israel yang kunjung terjadi setiap harinya, militer Israel dan pejuang Palestina terlibat dalam tiga perang formal dalam beberapa tahun terakhir. Perang terakhir terjadi di tahun 2014, yang mana tercatat 2.251 warga Palestina meninggal, dan hanya 74 orang Israel yang tewas.

©   t h e   I s l a m w e b . s i t e
e d i t o r :Β  Β f a r r a s

s u m b e rΒ  Β r e f e r e n s i

komentar dan diskusi πŸ‘‹πŸΌ

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s