apakah setiap doa diterima Allah, terlepas agama dan kepercayaan orang tersebut?

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh!

Minggu lalu, kita membahas tentang berbagai syarat dan ketentuan ibadah agar diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pembahasan tersebut dimulai dari pertanyaan farras untuk Ustaz Firman, yaitu … apakah benar bahwa setiap ibadah dan doa diterima oleh Allah, terlepas dari agama dan kepercayaan orang tersebut?

Bagi sobat yang belum sempat membaca tanya jawab sesi minggu kemarin, silakan klik di sini.

Nah, sebab minggu kemarin kita sudah membahas mengenai ibadah, kali ini di sesi kedua, kita akan membahas mengenai doa. Berikut adalah paparan dari Ustaz Firman mengenai doa yang diterima oleh Allah SWT.

Apabila dilihat dari sisi bahasa, doa merupakan permohonan atau permintaan. Adapun kata doa dari sisi terminologi atau istilah, memiliki arti ibadah; sebagaimana sabda Rasulullah ṣallallahu ʿalayhi wasallam, dalam salah satu hadisnya: “Doa adalah sesuatu yang sangat mendasar dalam ibadah,” — hadis riwayat Abu Dawud. Ketika seorang mukmin berdoa, maka ia dapatkan dari Allah SWT dua perkara, yaitu dikabulkannya doa; dan dijadikan doanya sebagai ibadah di mata Allah, sebagai bukti penghambaan dan ketundukan seseorang kepada sang penciptanya.

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam Keadaan hina dina.”

— Quran surah Gafir, ayat 60.

Di sisi lain, mengenai doa atau permohonan seseorang yang berada di luar lingkaran Islam, masih ada peluang di mana permohonannya dikabulkan oleh Allah, karena Ia Maha Kuasa, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang. Ketentuan ini dapat kita lihat dari peristiwa ketika Allah mengizinkan dan mengabulkan Iblis atas permintaannya di hari ketika ia membangkang di hadapan Allah.

Namun, izin dan terkabulnya doa mereka yang tidak menyembah Allah Subhanahu wa Ta’ala, bukan dikarenakan rida dari Allah, melainkan merupakan kesempatan dan ujian dari Allah bagi mereka.

Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan rendah diri dengan suara yang lembut?” (Dengan mengatakan), “Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan Kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur.” Katakanlah: “Allah menyelamatkan kamu dari bencana itu dan dari segala macam kesusahan, kemudian kamu kembali mempersekutukan-Nya.”

— Quran surah al-An’am, ayat 63-64.

Di dalam kitab Ighatsah al-Lahfan, Ibnu Qoyyim berpendapat bahwa tidak semua orang yang Allah kabulkan doanya dapat menjadi bukti bahwa Allah meridainya, tidak pula mencintainya, dan tidak pula Allah meridai perbuatannya; karena orang baik maupun jahat, orang mukmin maupun kafir, memiliki kemungkinan doanya dikabulkan oleh Allah.

Namun satu hal yang pasti menurut al-Quran: bahwa doa dari mereka yang tidak beragama Islam tidak akan bernilai sebagai ibadah, seperti halnya kesimpulan dari tanya jawab yang telah kita bahas minggu kemarin.

Dan orang-orang kafir, amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu Dia tidak mendapatinya sesuatu apa pun […].

— Quran surah An-Nur, ayat 39.

penutup.

Dengan ini, kita sampai pada kesimpulan, bahwa pernyataan “setiap ibadah dan doa diterima oleh Allah, terlepas dari agama dan kepercayaan orang tersebut” itu tidak benar adanya. Wallahua’lam bisshawab.

Terakhir, terima kasih sudah membaca sesi tanya jawab minggu ini, semoga pembahasan kali ini berguna bagi kita semuanya, khususnya bagi Sobat yang gelisah mengenai doanya yang tak kunjung dikabulkan. Menurut farras pribadi, doa merupakan jenis aktivitas yang hanya valid apabila syarat dan tuntutan-Nya telah kita penuhi. Maka dari itu, mari kita sedikit demi sedikit memenuhi tuntutan Allah, sehingga Ia berkenan memberikan apa yang kita minta.

Terakhir, terakhir banget … jangan lupa like, comment, dan share apabila tidak terlalu merepotkan. Serta jangan lupa, Sobat juga dapat mengirimkan pertanyaan-pertanyaan Sobat seputar Islam, dan insya-Allah akan kita bahas di sesi tanya jawab Islami selanjutnya. Insya-Allah!

Sekian untuk hari ini. Jangan putus zikirnya, dan sampai ketemu lagi di postingan selanjutnya! Wassalam!

©   t h e   I s l a m w e b . s i t e
u s t a z :   F i r m a n   |   e d i t o r :   f a r r a s

6 responses to “apakah setiap doa diterima Allah, terlepas agama dan kepercayaan orang tersebut?

komentar dan diskusi 👋🏼

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s