kemenag terbitkan protokol salat Iduladha dan ibadah kurban

Kemenag, atau kementerian agama, telah menerbitkan panduan penyelenggaraan salat Iduladha yang akan jatuh pada akhir bulan Juli 2020. Selain itu, Kemenag juga menerbitkan panduan untuk penyembelihan hewan kurban di tengah pandemi virus corona COVID-19. Panduan terkait dua ibadah tersebut tertuang di dalam Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020, yang diumumkan oleh Menteri Agama, Fachrul Razi, pada hari Kamis (02.07.2020).

Fachrul berharap surat edaran tersebut dapat dicermati oleh setiap masyarakat Muslim yang hendak melangsungkan salat Iduladha atau pun menyembelih hewan kurban. Karena dengan begitu, pelaksanaan dua pokok ibadah tersebut dapat berjalan optimal serta terjaga dari penularan COVID-19.

Fachrul mengungkapkan bahwa pelaksanaan salat Iduladha maupun penyembelihan hewan kurban dapat dilaksanakan di semua wilayah di Indonesia, kecuali beberapa wilayah yang masih dianggap belum aman dari penularan COVID-19. Berdasarkan keputusan Gugus Tugas setempat atau pun Pemerintah Daerah nantinya, disarankan untuk tidak melakukan pemotongan hewan kurban, atau pun salat Iduladha berjemaah.

Di sisi lain, bagi yang melaksanakan ibadah salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban di zona yang aman COVID-19, surat edaran tersebut menekankan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dan harus tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat. Walaupun begitu, Kemenag mengizinkan masyarakat di zona aman untuk melakukan salat Iduladha di lapangan dan masjid, walaupun tetap dengan beberapa syarat dan ketentuan.

β–Έ β€œSosialisasi dan pengawasan penerapan protokol kesehatan, sebagaimana diatur dalam edaran ini, akan dilakukan oleh aparat kantor wilayah kementerian agama provinsi, kantor kementerian agama kabupaten/kota, dan kantor urusan agama kecamatan bersinergi dengan instansi yang membidangi fungsi kesehatan hewan dan instansi terkait,” kata Fachrul.

Iduladha 2020 antisipasi COVID-19.

  1. Menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan;
  2. Melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan;
  3. Membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan;
  4. Menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun, atau hand sanitizer di pintu/jalur masuk dan keluar;
  5. Menyediakan alat pengecekan suhu di pintu/jalur masuk. Jika ditemukan jamaah dengan suhu lebih dari 37,5 derajat celsius (dua kali pemeriksaan dengan jarak lima menit), tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan;
  6. Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak satu meter;
  7. Mempersingkat pelaksanaan salat dan khotbah Iduladha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya;
  8. Tidak mewadahi sumbangan atau sedekah Jemaah dengan cara menjalankan kotak, karena berpindah-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit;
  9. Penyelenggara memberikan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan pelaksanaan salat Iduladha yang meliputi: …
    • Jemaah dalam kondisi sehat;
    • Membawa sajadah atau alas salat masing-masing;
    • Menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan;
    • Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer;
    • Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan;
    • Menjaga jarak antar jemaah minimal satu meter;
    • Menghimbau untuk tidak mengikuti salat Iduladha bagi anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap COVID-19.

Idulkurban antisipasi COVID-19.

+ menjaga jarak fisik.

  1. Pemotongan hewan kurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik;
  2. Penyelenggara mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban;
  3. Pengaturan jarak antar panitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging;
  4. Pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik.

+ kebersihan personal panitia.

  1. Pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh di setiap pintu/jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu oleh petugas;
  2. Panitia yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan;
  3. Setiap panitia yang melakukan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan, dan pendistribusian daging hewan harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan;
  4. Penyelenggara hendaklah selalu mengedukasi para panitia agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telinga, serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer;
  5. Panitia menghindari berjabat tangan atau kontak langsung serta memperhatikan etika batuk, bersin dan meludah;
  6. Panitia yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri (mandi) sebelum bertemu anggota keluarga.

+ kebersihan alat.

  1. Melakukan pembersihan dan disinfeksi seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan, serta membersihkan area dan peralatan setelah seluruh prosesi penyembelihan selesai dilaksanakan;
  2. Menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang panitia harus menggunakan alat lain maka harus dilakukan disinfeksi sebelum digunakan;
  3. Penerapan protokol kesehatan saat ibadah Iduladha 2020 atau 1441 H dan penyembelihan hewan kurban diharapkan bisa memutus penyebaran COVID-19 atau virus corona.

©   t h e   I s l a m w e b . s i t e
e d i t o r :Β  Β f a r r a s

s u m b e rΒ  Β r e f e r e n s i

komentar dan diskusi πŸ‘‹πŸΌ

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s