ikhtisar dari juz kelima al-Quran

Henlo, beautiful people, para Sobat yang insya-Allah hatinya dipenuhi kedamaian, belas kasihan, dan diberkati oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala! Alhamdulillah, kita sudah memasuki hari kelima di bulan Juli, yang artinya 26 hari menuju Hari Raya Iduladha. Insya-Allah!

Hari ini, melanjutkan akhir dari juz keempat, kita masih akan mengikuti surah An Nisa’ yang dimulai dari ayat ke-24 hingga ayat ke-147. Dan sama seperti sebelumnya, ayat-ayat di sini diturunkan dalam rentang sekitar tahun ketiga hingga tahun kelima Hijriah, ketika Nabi Muhammad (ṣallallahu ‘alayhi wasallam) berada di Madinah.

masih di surah An Nisa’

Melanjutkan diskusi-diskusi di juz sebelumnya yang membahas banyak isu yang dialami para perempuan, Allah SWT melanjutkan pelajarannya lebih dalam mengenai moral dan hukum pernikahan, kekeluargaan, dan penceraian. Selain itu, di sini kita juga temukan untuk pertama kalinya penjelasan Allah mengenai dosa yang disebut dengan syirik, yaitu keyakinan atau perbuatan yang menyamakan sesuatu selain Allah.

Di bagian lainnya, ayat-ayat Allah mengedepankan mata pembelajaran mengenai persatuan umat Muslim di masa-masa yang gelap. Allah menganjurkan kita sebagai orang yang beriman, untuk terlibat dalam perdagangan dengan satu sama lain “karena Allah atau setidaknya dengan niat baik untuk sesama”, dan menjauhi sifat sombong dan iri. Allah juga memperingatkan orang-orang munafik untuk bertobat —yaitu orang-orang yang berpura-pura memeluk Islam padahal diam-diam sebenarnya mereka melawan Islam.

Waktu itu, Nabi Muhammad (SAW) dan para sahabat menemukan sekelompok orang munafik yang berencana untuk menghancurkan umat Muslim melalui komunitas Islam itu sendiri. Menanggapi situasi tersebut, tentu saja Nabi Muhammad (SAW) meminta bimbingan Tuhannya Yang Maha Bijak. Maka turunlah wahyu yang memerintahkan para Muslimin untuk berusaha berdamai dengan mereka, dan menghormati persetujuan yang dibuat bersama; namun juga memerangi dengan tegas dan penuh semangat apabila mereka berkhianat dan memerangi kaum Muslim terlebih dahulu. Pada intinya, Allah SWT mengajarkan umat Islam untuk bersikap adil dan menjunjung tinggi keadilan.


ayat pilihan dari juz kelima al-Quran.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاءَ لِلَّهِ وَلَوْ عَلَىٰ أَنفُسِكُمْ أَوِ الْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ ۚ إِن يَكُنْ غَنِيًّا أَوْ فَقِيرًا فَاللَّهُ أَوْلَىٰ بِهِمَا ۖ فَلَا تَتَّبِعُوا الْهَوَىٰ أَن تَعْدِلُوا ۚ وَإِن تَلْوُوا أَوْ تُعْرِضُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا

Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya). Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka ketahuilah Allah Mahateliti terhadap segala apa yang kamu kerjakan.

— Quran surah An Nisa’, ayat 135.

Cukup sekian ikhtisar dari juz kelima al-Quran hari ini. Insya-Allah kita akan membahas juz keenam esok hari. Sadaqallahul ‘adzim wassalam, sampai ketemu besok lagi!

©   t h e   I s l a m w e b . s i t e
e d i t o r :   f a r r a s

3 responses to “ikhtisar dari juz kelima al-Quran

  1. Indeed, Allah (SWT) teaches Muslims to be fair and uphold justice.
    You have written well my friend. Mashallah. I liked reading it. So Surah-an-Nisa was revealed in Madina. Subhanallah!
    Mashallah, well said that God encourages us as believers, to engage in trade with one another “because of God or at least with good intentions for others”, and avoid being arrogant and jealous. Subhanallah.

komentar dan diskusi 👋🏼

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s