kemenag siapkan layanan pendaftaran haji online dan mobile

Kemenag, atau Kementerian Agama, merupakan salah satu dari banyak pihak di pemerintah yang terus berinovasi untuk memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat Indonesia, khususnya di bidang keagamaan. Dikarenakan pandemi COVID-19, pemerintah harus membentuk sebuah sistem di kehidupan normal yang baru, termasuk di sektor keagamaan.

Di dalam rapat koordinasi penajaman program-program Kementerian Agama terkait kepedulian terhadap wabah COVID-19 untuk tahun 2020, dan pagu indikatif Kementerian Agama tahun 2021 … berbagai program digulirkan untuk mendukung kehidupan new normal dalam masa pandemi.

β–Έ “Kita baru saja menerima masukan dari Komisi VIII DPR RI, khususnya dalam penajaman program dan kepedulian Kemenag terhadap wabah COVID-19. Kali ini kita coba menajamkan kepedulian tersebut,” kata Menteri Agama, Fachrul Razi, dalam keterangan yang didapat dari Republika, hari Kamis (02.07.2020).

Rapat koordinasi tersebut berjalan dengan paparan masing-masing Ditjen (Direktorat Jendral) dan biro dalam melakukan efisiensi anggaran, dan program yang diperuntukkan untuk menghadapi pandemi. Salah satunya adalah Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, yang melakukan penajaman kegiatan untuk tahun 2021 mendatang, serta kesiapan mereka menghadapi new normal; di antaranya, memberikan dukungan operasional untuk asrama haji terdampak COVID-19, dan persiapan new normal di 28 satuan kerja.

Upaya yang sama dilakukan oleh jajaran Ditjen Pendis (Pendidikan Islam) melalui sejumlah program responsif terhadap COVID-19 untuk tahun 2021. Pelaksana tugas Ditjen Pendis, Kamaruddin Amin, memaparkan beberapa program responsif yang akan diterapkan sebagai berikut: …

  • Memberikan bantuan operasional pada pondok pesantren dan pendidikan keagamaan Islam, bantuan fasilitas kesehatan pondok pesantren, serta memberikan sarana fasilitas umum untuk madrasah dan pondok pesantren;
  • Merencanakan bantuan untuk para guru dan dosen;
  • Menggelar kompetisi sains dan robotic di berbagai madrasah, serta program madrasah young research secara daring pada tahun 2021.

“Selaku Menteri Agama saya puas dengan apa yang telah dilakukan teman-teman semua dalam memberikan kepedulian terhadap wabah Covid-19 ini. Hari ini mari kita lakukan penyempurnaan-penyempurnaan,” timpal Fachrul, menanggapi inisiatif Direktorat Jendral Pendidikan Islam.

Muhajirin Yanis

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis, menyatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan dua inovasi untuk memudahkan calon jemaah haji di Indonesia yang ingin mendaftar, yakni melalui layanan mobile dan online.

β–Έ β€œKita siapkan dua inovasi, untuk memudahkan calon jemaah haji Indonesia yang ingin mendaftar haji, yakni melalui layanan mobile dan layanan online,” kata Muhajirin memulai laporannya di Asrama Haji Bekasi, hari Rabu (01.07.2020) kemarin.

Menurutnya, inovasi ini merupakan pengembangan dari layanan pelunasan secara daring yang sudah berjalan sejak dua tahun lalu. Saat itu, pendaftaran haji online belum dapat dilakukan karena regulasinya masih disiapkan. Namun, kebutuhan akan inovasi ini semakin terasa sejak masa pandemi COVID-19 datang melanda. Dan dikarenakan saat ini proses pendaftaran masih harus dilakukan secara manual, layanan pendaftaran kini dibatasi.

Dituturkan oleh Muhajirin, sebenarnya Kemenag sudah merancang pendaftaran secara daring dan melalui kantor yang mobile, namun masih terkendala regulasi. Apalagi di saat pandemi seperti sekarang, sebagai dampak belum adanya pendaftaran secara daring, pendaftaran jemaah di kantor Kemenag dibatasi hanya lima jemaah per harinya.

β–Έ β€œRancangan Peraturan Menteri Agama atau RPMA terkait ini sudah dibahas sejak tahun lalu. Regulasi ini antara lain menjelaskan makna diktum pendaftaran haji di kantor Kemenag yang ada dalam UU No 13 tahun 2008,” terang Muhajirin. β€œRegulasi ini mengatur bahwa kantor tidak sebatas diartikan secara fisik yang mengharuskan orang datang, tapi juga bisa dimaknai lebih luas, termasuk sebagai layanan virtual.”

Muhajirin juga menambahkan, apabila regulasi tersebut sudah terbit, maka pendaftaran haji akan dapat dilakukan dengan lebih fleksibel. Calon jemaah haji dapat memanfaatkan layanan mobile yang akan ditempatkan di sejumlah titik di berbagi kota di Indonesia, dan tidak ada keharusan untuk datang langsung ke Kantor Kementerian Agama. Selain itu, pendaftaran juga dapat dilakukan secara daring.

β–Έ β€œJadi pendaftaran bisa dari mana saja. Misal calon jemaah sedang berada di luar kota atau bahkan luar negeri, tapi KTP-nya Gorontalo, maka dia bisa mendaftar haji dari kota atau negara tersebut untuk kuota Gorontalo melalui layanan online yang disiapkan,” jelas Muhajirin. β€œFormat itu sudah selesai, tinggal menyiapkan server dan pengamanannya. Kita tidak perlu lagi kesulitan harus ada lembar pendaftaran, semua sudah berbasis digital.”

tak berangkatkan jemaah haji 2020.

Adapun diketahui bahwa Kementerian Agama memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2020, dikarenakan pandemi COVID-19 yang masih melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi. Keputusan tersebut disampaikan oleh Menteri Agama, Fachrul Razi, pada 2 Juni 2020 lalu.

β–Έ “Pihak Arab Saudi tak kunjung membuka akses bagi jemaah haji dari negara mana pun. Akibatnya, pemerintah tidak mungkin lagi memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan, utamanya dalam pelayanan dan perlindungan jemaah,” kata Fachrul Razi awal bulan lalu.

baca juga: arab saudi buka haji 2020, sangat terbatas | pendapat menteri agama dan komisi VIII DPR tentang dibukanya haji 2020

β–Έ “Berdasarkan kenyataan tersebut, pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 2020 atau tahun 1441 Hijriah ini,” lanjutnya.

Fachrul menegaskan bahwa pembatalan pemberangkatan ibadah haji tahun ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali. Artinya, pembatalan tersebut tidak hanya berlaku bagi jemaah yang menggunakan kuota haji pemerintah jenis reguler dan jenis khusus, namun juga jemaah yang menggunakan visa haji mujamalah, undangan, atau furada melalui visa khusus yang diterbitkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Menurut Fachrul, selain persyaratan kemampuan secara ekonomi dan fisik, jemaah haji juga harus diberikan jaminan atas kesehatan, keamanan, dan keselamatannya selama menjalani ibadahnya. Maka dari itu, keputusan yang pahit ini ia yakini merupakan keputusan yang paling tepat dan paling maslahat bagi jemaah Indonesia.

©  t h e  I s l a m  W e b s i t e
e d i t o r :Β  f a r r a s

s u m b e rΒ  Β r e f e r e n s i

komentar dan diskusi πŸ‘‹πŸΌ

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s