ikhtisar dari juz ke-19 al-Quran

Selamat datang, Sobat semuanya! Bagaimana kabarnya? ๐Ÿ‘‹๐Ÿฝ Semoga kedamaian, rahmat, dan berkah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala menyertai Sobat-sobat semuanya! Di tanggal ke-18 ini, kita juga akan membahas juz ke-19 al-Quran yang terdiri dari surah al-Furqan ayat ke-25 hingga akhir, dan dilanjutkan dengan surah asy-Syu’ara’ dan an-Naml hingga ayatnya yang ke-54.

Bismillahirrahmanirrahim~

Sebagian besar dari ayat-ayat yang terdapat di juz ini diturunkan di kota Mekah, yaitu periode di mana umat Islam sedang menghadapi penolakan besar-besaran dan intimidasi dari orang-orang kafir dan pemerintahan kota Mekah.

bagian akhir dari surah al-Furqan.

Surah ini merupakan jawaban yang diberikan oleh Allah SWT terhadap berbagai pertanyaan dan keraguan yang diajukan oleh orang-orang non-Muslim tentang kenabian Muhammad (sallallahu สฟalayhi wasallam). Berbagai jawaban terhadap setiap pertanyaan dan keraguan telah disampaikan oleh Rasulullah, begitu pula peringatan bagi mereka yang berani mengabaikan kebenaran-kebenaran yang telah disampaikan tersebut.

Allah SWT menjelaskan bahwa peringatan di dalam surah ini ditujukan kepada setiap individu yang menolak realitas, tidak mempercayai kebenaran Rasulullah (SAW), tidak mengimani hari akhirat, dan seterusnya. Allah menjelaskan bahwa di hari ketika mereka dibangkitkan kembali di hari akhirat, dewa-dewa dan tuhan-tuhan palsu mereka tidak akan mampu membela mereka, dan bahkan malah mengaku bahwa sama sekali tidak memiliki sifat-sifat ketuhanan.

Dan masing-masing telah Kami jadikan perumpamaan dan masing-masing telah Kami hancurkan sehancur-hancurnya.

โ€” Quran surah al-Furqan, ayat 39.

Maka dari itu, mereka digolongkan ke dalam orang-orang yang musyrik, dan mereka pun akan ditanyakan pertanggungjawabannya. Allah SWT menjelaskan bahwa di akhirat nanti mereka akan menyesal karena tidak memilih jalan hidup yang benar sewaktu mereka masih berada di dunia, padahal diturunkannya setiap ajakan dan panduan yang terdapat di dalam al-Quran โ€”secara bertahap dan sedikit demi sedikitโ€” merupakan kebijaksanaan Allah yang seharusnya mereka syukuri seperti halnya mutiara.

Dan orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami (di akhirat) berkata, โ€œMengapa bukan para malaikat yang diturunkan kepada kita atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?โ€ Sungguh, mereka telah menyombongkan diri mereka dan benar-benar telah melampaui batas (dalam melakukan kezaliman).

โ€” Quran surah al-Furqan, ayat 21.

Pada bagian akhir surah, beberapa gambaran dijelaskan mengenai keunggulan orang-orang yang beriman, seperti halnya yang digambarkan pada awal dari surah al-Mu’minun. Dijelaskan di sana bahwa tidak semua orang yang mengaku beragama Islam benar-benar beriman, dan dideskripsikan pula karakter-karakter mulia dari individu yang telah benar-benar beriman, mengikuti ajaran Nabi Muhammad (SAW), dan berusaha sungguh-sungguh melaksanakan seluruh kitab al-Quran.

surah asy-Syu’ara’

Surah ini merupakan surah ke-26 menurut susunan al-Quran, terdiri dari 227 ayat, dan termasuk ke dalam golongan surah-surah Makkiyah. Nama dari surah ini merupakan kata jamak dari asy sya’ir, yaitu kata yang terdapat pada ayat 224, menceritakan tentang para penyair dan para pendusta yang diikuti oleh orang-orang yang durhaka kepada Allah SWT.

Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun? Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta yang banyak berdosa, mereka menyampaikan hasil pendengaran mereka, sedangkan kebanyakan mereka orang-orang pendusta. Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.

โ€” Quran surah asy-Syu’ara’, ayat 221-224.

Memang, banyak bagian dari juz ke-19 ini yang merupakan serangkaian kisah mengenai para nabi dan rasul yang diturunkan oleh Allah SWT sebelum Nabi Muhammad (SAW). Mereka semua membawa bimbingan kepada umatnya masing-masing, hanya untuk ditolak dan malah dimusuhi. Maka dari itu, kisah-kisah tersebut selalu berakhir dengan hukuman Allah yang datang kepada golongan-golongan yang berani memusuhi agama Islam, terutama karena sifat keras kepala mereka.

Seperti berbagai kisah sebelumnya, kisah-kisah di surah ini juga dimaksudkan untuk memberikan semangat dan dorongan kepada orang-orang yang beriman dan sedang berjihad di jalan Allah SWT. Melalui kisah-kisah tersebut, orang-orang yang beriman diingatkan kembali agar tetap tabah, kuat, dan sabar, karena sejarah telah menunjukkan bahwa orang-orang kafir tidak pernah berhasil melawan kebenaran yang datangnya dari Allah.

Banyak nabi dan rasul disebutkan di dalam surah ini, di antaranya adalah Nabi Nuh, Nabi Hud, Nabi Salih, Nabi Lut, Nabi Ibrahim, Nabi Shuaib, Nabi Musa, dan Nabi Harun (AS). Tidak ada satu pun dari mereka yang tidak bertanya kepada sesama saudaranya dan umatnya masing-masing, โ€œMengapa kamu tidak bertakwa?” Namun banyak dari mereka yang mengingkari firman-firman Allah. Sesungguhnya begitu banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari pengalaman-pengalaman mereka di masa lampau.

surah an-Naml.

Surah ini merupakan surah ke-27 menurut susunan al-Quran, terdiri atas 93 ayat, dan termasuk ke dalam golongan surah-surah Makkiyah; menurut ahli tafsir dan sejarah, ayat-ayat yang terdapat di surah ini diturunkan langsung setelah surah asy-Syu’ara’. Nama dari surah ini diambil dari ayatnya yang ke-18 dan ke-19, yang menceritakan tentang interaksi antara Nabi Sulaiman (AS) dan seekor raja semut.

Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, โ€œWahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.โ€

Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, โ€œYa Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.โ€

โ€” Quran surah an-Naml, ayat 18-19.

Setiap kali kita diberkati oleh Allah dalam bentuk apa pun, doa Nabi Sulaiman (AS) kini dikenal sebagai salah satu bentuk syukur seluruh umat Islam kepada Allah SWT. Ayat tersebut kemudian menjadi salah satu doa yang paling sering dipanjatkan oleh umat Islam di seluruh dunia.

Karena memang, selain pelajaran yang dapat diambil dari pengalaman Nabi Musa, Nabi Daud, Nabi Shaleh, dan Nabi Lut (AS), kisah dari Nabi Sulaiman (AS) diceritakan jauh lebih lengkap daripada kisah nabi-nabi lainnya. Ia merupakan seorang nabi sekaligus raja yang bijaksana, dikenal sebagai pembangun pertama Masjidilaksa, dan namanya kerap kali disebut di berbagai legenda karena kisahnya yang berkaitan langsung dengan keajaiban dan hal-hal mistik.

Subhanallah.

ayat-ayat pilihan dari juz ke-19 al-Quran.

ูˆูŽุงูŽู†ู’ุฐูุฑู’ ุนูŽุดููŠู’ุฑูŽุชูŽูƒูŽ ุงู„ู’ุงูŽู‚ู’ุฑูŽุจููŠู’ู†ูŽย – ูˆูŽุงุฎู’ููุถู’ ุฌูŽู†ูŽุงุญูŽูƒูŽ ู„ูู…ูŽู†ู ุงุชู‘ูŽุจูŽุนูŽูƒูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู’ู†ูŽ

Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat, dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.

โ€” Quran surah asy-Syu’ara’, ayat 114 dan 115.

Sadaqallahul โ€˜adzim!

Terima kasih sudah membaca artikel kali ini! Semoga ikhtisar yang satu ini dapat memberikan hidayah bagi Sobat-sobat yang membutuhkan. Seperti biasa, jangan sampai putus zikirnya kepada Allah, dan sampai jumpa esok hari di postingan kita selanjutnya! Wassalam~

ยฉย  ย t h eย  ย I s l a m w e b . s i t e
e d i t o r :ย  ย f a r r a sย  ย f i l ‘ a z i s

2 responses to “ikhtisar dari juz ke-19 al-Quran

komentar dan diskusi ๐Ÿ‘‹๐Ÿผ

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s