jadwal puasa bulan muharam 2020

Puasa sunah di bulan Muharam amat dianjurkan pengerjaannya, bahkan kabarnya derajat kemuliaan puasa pada bulan Muharam hanya berada setingkat di bawah puasa Ramadan. Hal ini dijelaskan dalam suatu hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah (radeyallahu β€²anhu), yang menganjurkan perihal sunah untuk memperbanyak puasa pada bulan Muharam karena nilai pahalanya yang tinggi.

Seseorang datang menemui Rasulullah (sallallahu ΚΏalayhi wasallam), ia bertanya, “Setelah Ramadan, puasa di bulan apa yang lebih afdal?”
Nabi menjawab, “Puasa di bulan Allah, yaitu bulan yang kalian sebut dengan Muharam.”

β€” hadis riwayat Ibnu Majah.

Seperti yang dijelaskan dalam artikel Tiga Macam Puasa Muharram di dalam situs web NU Online, sejumlah puasa sunah yang dapat dikerjakan pada bulan Muharam ialah puasa Senin dan Kamis; puasa Ayyamul Bidh, yaitu puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Muharam; puasa Tasu’a; puasa Asyura; serta puasa sehari setelahnya, yaitu pada tanggal 11 Muharam.


+ puasa Tasu’a.

Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, puasa pada bulan Muharam sangat dianjurkan, dan salah satu sunah yang dapat dikerjakan pada bulan Muharam adalah puasa Tasu’a. Waktu pelaksanaan puasa sunah ini adalah pada tanggal 9 Muharam; maka dari itu, mengingat tahun baru Islam alias tanggal 1 Muharam’ 1442 Hijriah jatuh pada hari ini, tanggal 20 Agustus’ 2020, maka jadwal pelaksanaan puasa Tasu’a pada tahun ini adalah hari Jumat, tanggal 28 Agustus’ 2020.

Salah satu anjuran mengenai puasa Tasu’a ini dijelaskan di dalam suatu hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas (RA).

Ketika Rasulullah (SAW) berpuasa pada hari Asyura, dan menyuruh para sahabat juga berpuasa, mereka berkata, “Wahai Rasulullah, hari Asyura itu adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani.”
Maka Rasulullah (SAW) bersabda, “Kalau demikian, insya-Allah tahun depan kita berpuasa (juga) pada hari yang kesembilan.”
Ibnu Abbas melanjutkan ceritanya;Β Tetapi sebelum datangnya tahun depan yang dimaksud, Rasulullah (SAW) telah wafat.

β€” hadis riwayat Muslim dan Abu Daud.


+ puasa Asyura.

Di dalam kultur masyarakat Indonesia, hari Asyura merupakan hari ke-10 pada bulan Muharam dalam kalender Hijriah, hari ini dikenal pula dengan sebutan hari raya Hasan dan Husen. Umat Islam di seluruh dunia meyakini bahwa Nabi Musa berpuasa pada hari tersebut untuk mengekspresikan kegembiraan kepada Allah karena Bani Israil sudah terbebas dari Firaun; dan di dalam berbagai hadis, dijelaskan bahwa Nabi Muhammad (SAW) pun berpuasa pada hari tersebut selama dua hari.

Salah satu anjuran mengenai puasa Tasu’a ini dijelaskan di dalam suatu hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah (RA).

Bahwasanya orang-orang Quraisy pada zaman jahiliah melakukan puasa Asyura, kemudian Rasulullah (SAW) memerintahkan agar melakukan puasa Asyura tersebut sampai diwajibkan puasa Ramadan, dan Rasulullah (SAW) mengatakan, “Barang siapa yang ingin melakukan puasa Asyura, silakan; dan barang siapa yang tidak ingin melakukannya, silakan berbuka.”

β€” hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Puasa sunah Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharam setiap tahunnya, dan pada tahun ini jadwal puasa Asyura jatuh pada hari Sabtu, tanggal 29 Agustus’ 2020. Beberapa golongan Muslim menganjurkan untuk membaca niat puasa Asyura di malam sebelumnya, sedangkan golongan lainnya beranggapan bahwa niat puasa sunah Asyura dapat diucapkan ketika fajar sudah terbit.


+ puasa 11 Muharam.

Terdapat pula anjuran untuk melaksanakan puasa sunah sehari selepas puasa Asyura, karena kebanyakan umat Islam merujuk puasa Asyura hanya sebatas satu hari. Puasa Asyura dilaksanakan pertama kali oleh Nabi Musa (AS) dan para pengikutnya selama satu hari. Namun begitu, Nabi Muhammad (SAW) menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan puasa Asyura selama dua hari agar membedakan budaya umatnya dengan kebiasaan umat Yahudi dan Nasrani sebelumnya.

Salah satu sabda Rasulullah (SAW) yang menjelaskan tentang hal tersebut terdapat di dalam suatu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal.

Berpuasalah kalian pada Asyura tanggal 10 Muharam. Berbedalah dari kaum Yahudi dengan berpuasa sehari sebelum dan sesudahnya.

β€” hadis riwayat Ahmad.

©   t h e   I s l a m w e b . s i t e
e d i t o r :Β  Β f a r r a sΒ  Β f i l ‘ a z i s

komentar dan diskusi πŸ‘‹πŸΌ

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s