Abu Janda masih dilepas polisi setelah diperiksa lebih dari 12 jam lamanya

Dittipidsiber (Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber) Bareskrim (Badan Reserse Kriminal) Polri telah merampungkan pemeriksaan terhadap Permadi Arya atau yang karib disapa Abu Janda, terkait kasus ujaran-ujaran kebencian terhadap agama Islam. Abu Janda rampung diperiksa oleh penyidik pada hari Senin (01.02.2021) malam.

Usai diperiksa selama sekira lebih dari 12 jam, Abu Janda yang didampingi oleh kuasa hukumnya selama pemeriksaan terhadap dirinya dilakukan, ternyata tidak langsung ditahan oleh pihak Polri. Statusnya yang masih sebatas saksi terkait perkaranya merupakan alasan Polri mengapa ia tidak ditahan.

Padahal, pemilik akun Twitter @permadiaktivis1 tersebut telah mempersiapkan kebutuhannya jika hari itu akan langsung ditahan oleh penyidik Polri. Ia mengaku telah membawa sejumlah pakaian untuk mengantisipasi apabila dirinya akan langsung dijebloskan ke penjara usai diperiksa oleh pihak kepolisian.

β–Έ “Tas isinya baju saya. Jadi ya saya harus siap apa pun yang terjadi. Saya siap apa pun yang terjadi, saya sih mempersiapkan itu (jika ditahan) cuma ternyata saya masih diperiksa sebagai saksi,” jelas Abu Janda kepada wak media di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan; hari Senin (01.02.2021) malam.

Penyidik cukup banyak mengorak keterangan dari Abu Janda terkait kasus dugaan ujaran fitnah dan kebencian. Kepada awak media, Abu Janda mengaku telah dicecar sebanyak 50 pertanyaan oleh penyidik, termasuk apa yang kaitannya dengan balas-berbalas status dan cuatan miliknya di Twitter dengan Ustaz Tengku Zulkarnain.

β–Έ “Intinya, saya menjelaskan saya sebagai saksi dipanggil untuk klarifikasi menjelaskan apa yang saya maksud dengan itu (bahwa menurutnya Islam arogan). Jadi saya sudah jelaskan ke penyidik bahwa twit saya yang bikin ramai itu adalah twit jawab saya kepada Ustaz Tengku Zul,” jelas Abu Janda.

Abu Janda kerap menjelaskan bahwa cuatan dirinya yang bermasalah itu merupakan balasan untuk cuatan Tengku Zulkarnain di media sosial. Dirinya mengklaim sama sekali tidak berniat untuk menyebut Islam sebagai agama yang arogan. Abu Janda berdalih bahwa kata arogan tersebut keluar karena ada cuatan provokatif dari Tengku Zulkarnain.

β–Έ “Jadi ketika saya mengatakan arogan itu karena saya merespons twit provokatif Tengku Zulkarnain yang mengatakan bahwa minoritas di negeri ini arogan ke mayoritas. Di situlah keluar kata arogan itu,” kata Abu Janda.

Wallahua’lam bisshawab.

Di Bareskrim Mabes Polri, Permadi Arya alias Abu Janda diperiksa selama kurang lebih 12 jam terkait laporan dugaan pelanggaran Undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik), lebih tepatnya cuatan dirinya yang kontroversial di media sosial di mana ia menyebut agama Islam sebagai agama yang arogan karena mengharamkan kearifan lokal.

Sebelumnya, elemen masyarakat yang mengatasnamakan ikatan aktivis 98 mengklaim telah menyiapkan seribu pengacara untuk memberi advokasi hukum terhadap pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda. Ketua Umum Ikatan Aktivis 98, Immanuel Ebenezer, menilai dilaporkannya Abu Janda ke pihak kepolisian atas tuduhan rasisme tidak sesuai fakta hukum.

Di sisi lain, Abu Janda dilaporkan ke Baresksrim Polri terkait cuatannya yang diduga melakukan penistaan terhadap agama Islam, pertama kali oleh seorang pengacara bernama Medya Rischa, pada hari Jumat (29.01.2021). Laporan tersebut kemudian tertuang dalam surat tanda terima Nomor: STTL/033/I/BARESKRIM untuk tanggal 29 Januari 2021, dengan dakwaan bahwa dirinya diduga telah melakukan ujaran kebencian atau permusuhan individu, dan/atau antar golongan, serta penistaan agama.

[ . . . ]

Β© the Islamweb.site
editor: farras fil’azis

s u m b e rΒ  Β r e f e r e n s i

komentar dan diskusi πŸ‘‹πŸΌ

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s