Kata Arab Saudi: tidak ada vaksin, tidak ada haji! Semua Muslim harus divaksin terlebih dahulu

Otoritas kesehatan di Arab Saudi mengatakan bahwa setiap Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji tahunan ke Mekah harus terlebih dahulu memberikan bukti bahwa mereka telah divaksinasi terhadap virus COVID-19.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengkonfirmasi keputusan tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (02.03.2021), mengatakan bahwa vaksinasi akan menjadi syarat utama untuk berpartisipasi, setelah sebelumnya Menteri Kesehatan, Tawfiq Al Rabiah, mengatakan bahwa vaksinasi kini merupakan sesuatu yang wajib dan diperlukan bagi semua jemaah. Semua Muslim yang bisa melakukan haji diwajibkan melakukannya setidaknya sekali seumur hidup mereka.

Ziarah haji terdiri dari rangkaian ritual lima hari yang dihadiri oleh dua juta orang di dalam dan sekitar kota Mekah, rumah spiritual bagi setiap Muslim di seluruh dunia.

Kementerian tidak merinci apakah haji tahunan ini β€”yang akan dimulai pada malam 17 Juli 2021β€” akan mengecualikan jemaah haji dari luar kerajaan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19, atau tidak. Ritual tahun lalu dibatasi secara begitu ketat, dengan hanya sekitar 1.000 jemaah saja yang dapat melakukan ziarah haji, dan bahkan dengan syarat telah tinggal di Arab Saudi selama beberapa bulan terakhir.

Sejauh ini, pemerintah Arab Saudi menyatakan adanya 377.700 kasus virus COVID-19 di sana, dan kerajaan pun telah melaporkan setidaknya 6.500 kematian terkait.

[ . . . ]

Β© the Islamweb.site
β€” editor: farras fil’azis
β€” copyright source: RT

s u m b e rΒ  Β r e f e r e n s i