Silaturahmi ke LDII, Kapolri bahas tentang kamtibmas, COVID-19, hingga moderasi beragama

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kembali melakukan kunjungan kerja bersilaturahmi ke kantor ormas (organisasi kemasyarakatan). Kini, mantan Kepala Bareskrim (Badan Reserse Kriminal) itu menyambangi kantor DPP (Dewan Pimpinan Pusat) LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) di Jalan Tentara Pelajar, Patal Senayan, Jakarta Selatan, pada hari Selasa (09.03.2021).

Dalam kunjungannya, Jenderal Listyo Sigit didampingi oleh rombongan perwira tinggi Polri, seperti halnya Wakil Kepala Bareskrim, Irjen Syahardiantono; Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo; dan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono. Selain itu, Kapolresto (Kepala Kepolisian Resor Metropolitan) Jakara Selatan, Kombes Azis Andriansyah juga terlihat mendampingi.

Sigit yang keluar dari mobil langsung disambut oleh perwakilan dari DPP LDII. Mereka masuk ke dalam kantor. Sigit tidak memberikan komentar apa pun. Mereka tiba bersama sekira jam 09:56 pagi WIB, dipimpin oleh Jenderal Listyo Sigit yang terlihat mengenakan seragam dinas dan peci berwarna hitam.

β–Έ”Kedatangan Jenderal Sigit ke kantor DPP LDII itu untuk bersilaturahmi. Sementara yang saya tahu, untuk silaturahmi dengan tokoh-tokoh, salah satunya dengan jajaran pengurus LDII,” sampai Azis kemudian.

Kunjungan tersebut masih merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke ormas-ormas di seluruh Indonesia setelah ia dilantik menjadi Kapolri. Pertemuan bersama pengurus DPP LDII pun dilakukan secara tertutup sehingga awak media dilarang untuk melakukan peliputan. Setelah sebelumnya, Sigit terlebih dahulu telah bersilaturahmi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia, dan ormas lainnya.

Namun begitu, Kapolri kemudian menyatakan bahwa dengan pendekatan dakwah, penyampaian pesan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) dinilai cukup efektif ketimbang dengan bahasa kepolisian. Sigit menjelaskan bahwa residu pilpres (pemilihan umum presiden) dan Pilkada hingga saat ini masih ada, sehingga membuat polarisasi di tengah masyarakat. Untuk itu, penguatan moderasi beragama saat ini dinilai penting dilakukan karena dalam kondisi kritis di tengah pandemi COVID-19, amat sangat dibutuhkan persatuan.

β–Έ “Bagaimana dai Kamtibmas ini diberdayakan. Misalnya pimpinan LDII menyampaikan pesan kamtibmas ke umatnya,” kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo. “Pendekatan moderasi beragama untuk menekankan polarisasi di tengah masyarakat.”

Di sisi lain, Kapolri juga mengajak LDII bekerja sama dalam rangka menangani pandemi COVID-19 dengan menyampaikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat terkait menegakan protokol kesehatan hingga memberikan pemahaman kepada umat tentang program vaksinasi nasional. Dan di kesempatan yang sama, penanggung jawab Ketua Umum LDII Criswanto Santoso mendukung upaya Polri dalam rangka menekan penularan COVID-19. Ia menyatakan LDII siap berkolaborasi dengan Polri. Selain dalam rangka menghadapi pandemi, juga dalam upaya mempertahankan keutuhan NKRI.

Tujuan akhirnya, kunjungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada ormas-ormas Islam ini bertujuan untuk silaturahmi dan memperkuat jalinan antara umara dan para ulama dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

[ . . . ]

Β© the Islamweb.site
β€” editor: farras fil’azis

s u m b e rΒ  Β r e f e r e n s i