Kata HNW: Dalam Pancasila terkandung nilai-nilai ajaran Islam yang sangat kuat

Wakil Ketua MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat), Hidayat Nur Wahid atau yang biasa disebut HNW, mengatakan bahwa Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara tidak bertentangan dengan nilai agama Islam. Bahkan jika dikaji secara mendalam, Pancasila mengandung nilai-nilai Islam yang sangat kuat dan jelas, seperti adil, beradab, kerakyatan, hikmat, dan permusyawaratan.

Lebih lanjut, Hidayat memberikan gambaran contoh lain yang terlihat pada salah satu bidang ilmu dalam syariat Islam yang secara khusus membahas lima tujuan seorang Muslim dalam beragama, yaitu Dhorruriyat al-Khoms.

1. Hifdzu Ad-Din.

Tujuan pertama yaitu Hifdzu Ad-Din, yang bermakna seorang Muslim harus berjuang menjaga agama. Tujuan ini dituangkan dalam sila pertama Pancasila, dan disepakati oleh para tokoh pendiri bangsa dari beragam aliran agama dan politik.

▸ “Hal ini sangat sesuai dengan perjuangan keras dan ulet para pendiri bangsa dalam menghadirkan sila pertama Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa untuk memunculkan masyarakat Indonesia yang bertuhan,” ujar HNW dalam keterangannya, hari Sabtu (13.03.2021). “Luar biasanya, ternyata bisa disepakati para tokoh pendiri bangsa dari berbagai aliran agama dan politik yang berbeda.”

Hal tersebut ia sampaikan saat hadir secara virtual dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR bertema “Pengokohan 4 Pilar Dalam Mewujudkan Generasi Pemimpin Indonesia Yang Tangguh dan Berdikari”, yaitu kerja sama antara MPR dengan Pimpinan Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, di kota andung, Jawa Barat.

2. Hufzun Nafs.

Tujuan kedua yaitu Hifzun Nafs, yang HNW jelaskan sebagai penjagaan jiwa, marwah, dan kehormatan. Ia menerangkan bahwa setiap umat Islam punya kewajiban untuk menjaga diri sendiri dan orang lain, saling menyayangi dan berbagi kasih sayang sebagaimana ajaran agama Islam yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad (SAW).

▸ “Dalam Pancasila itulah sila kedua Kemanusiaan, Yang Adil dan Beradab. Negara memperlakukan warganya sebagai manusia dengan penuh kehormatan, bukan sebagai alat atau sekedar pelengkap penderita,” tuturnya.

3. Hifdzun Nasl.

Lalu yang ketiga yaitu Hifdzun Nasl, yang mencerminkan sikap umat Islam yang berkewajiban untuk menjaga keturunan agar bisa terus hidup di dunia. HNW menilai hal tersebut dapat terwujud apabila terbentuknya rasa persatuan dan kesatuan yang kuat antar umat beragama Islam agar tidak mudah tercerai berai.

▸ “Ini juga sesuai dengan sila Persatuan Indonesia. Jika bersatu, Indonesia tak akan tergoyahkan. Dengan begitu, negara dan rakyatnya akan tetap utuh,” jelasnya.

4. Hifdzul Aql.

Yang keempat adalah Hifdzul Aql, yang artinya pemeliharaan akal dab rasionalitas yang sehat dalam kehidupan sehari-hari. HNW menjelaskan bahwa setiap umat Islam wajib menjaga akal dan rasionalitas yang sehat. Hal ini sejalan dengan sila keempat dalam Pancasila yang berbunyi “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”.

5. Hifdzul Maal.

Yang kelima dan terakhir adalah Hifdzul Maal, yang artinya umat Islam diharuskan untuk memelihara hartanya melalui usaha yang halal, sehingga harta yang diperolehnya menjadi berkah dalam kehidupannya dan mendapat rida Allah SWT. HNW juga mengajak umat Islam untuk menjaga Pancasila dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat secara konsisten.

▸ “Dalam pandangan Islam, harta itu harus dijaga dengan baik sehingga bermanfaat bukan hanya untuk dirinya dan keluarganya, tapi juga untuk semua dengan prinsip keadilan. Hal ini sesuai dengan nilai dari sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Kekayaan negara itu tidak boleh berputar di kalangan tertentu saja, tapi negara hadir untuk mengelolanya demi kesejahteraan seluruh anak bangsa,” terangnya.

Ia kemudian menutup dengan ajakannya agar menegakkan Pancasila sehingga dapat membawa bangsa ini menuju cita-cita para pendiri bangsa, yaitu menuju negara yang adil, beradab, dan sejahtera.

[ . . . ]

© the Islamweb.site
— editor: farras fil’azis

s u m b e r   r e f e r e n s i

One response to “Kata HNW: Dalam Pancasila terkandung nilai-nilai ajaran Islam yang sangat kuat

Komentar ditutup.