Taurat emas sebelum Nabi Isa (AS) hasil curian diselamatkan Turki

Polisi di Provinsi Samsun, Turki bagian utara, melakukan operasi keamanan dan menemukan sebuah Taurat kuno yang diukir dengan emas, pada hari Jumat (26.03.2021) pekan lalu. Hal tersebut dilaporkan oleh media setempat.

Mengutip Sputnik News, polisi mendapatkan informasi tentang artefak kuno berupa dokumen agama Abrahamik tersebut, diyakini berusia antara 2000 dan 2500 tahun. Artinya, kitab Taurat yang disita polisi tersebut ditulis jauh sebelum Nabi Isa (AS) lahir, yaitu antara tahun keempat dan keenam sebelum Masehi.

Penyitaan dilakukan setelah petugas menghentikan dua kendaraan yang dicurigai, yang salah satunya membawa Taurat kuno tersebut. Rekaman polisi mengobrak-abrik bagasi salah satu kendaraan telah ditanyakan oleh banyak jaringan media dan berita. Salah satu video menunjukkan seorang petugas menemukan 19 Taurat yang ditulis di atas kulit rusa dan ditempatkan di kotak dekoratif, dibungkus kantong plastik sederhana yang dijepitkan ke kain tas.

Lima tersangka ditahan sehubungan dengan operasi keamanan tersebut.

Otoritas Turki diketahui aktif membongkar pasar gelap yang menjajakan artefak keagamaan. Berdasarkan informasi terbaru, tahun lalu polisi di sana juga berhasil menyita Alkitab Ibrani bernilai 1 juta dolar AS (Amerika Serikat). Alkitab tersebut dilaporkan tengah diseludupkan ke negara tersebut setelah dicuri dari sebuah museum di Aleppo, Suirah.

Tidak hanya itu, pada tahun 2018 pasukan keamanan di Turki bagian barat juga berhasil menyita Alkitab Ibrani lainnya yang bernilai 2,5 juta dolar AS.

Pejabat Suriah telah berulang kali menuduh Ankara dan negara-negara Barat yang menolak untuk bekerja sama dalam pengembalian artefak-artefak curian yang diseludupkan ke luar negeri oleh para pencuri bersenjata selama konflik sipil yang telah berlangsung selama sepuluh tahun di negara tersebut.

[ . . . ]

© the Islamweb.site
— editor: farras fil’azis

s u m b e r   r e f e r e n s i