Tidak terima Pelni larang ceramah, Wakil Ketua Umum MUI akan surati Ma’ruf Amin

Wakil Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Pusat, Anwar Abbas akan mengirim surat protes keras kepada Wakil KH Ma’ruf Amin terkait tindakan pelarangan ceramah agama di BUMN Pat Pelayaran Nasional Indonesia.

Kajian Online Meeting Ramadan 1442 H yang digelar oleh Badan Kerohanian Islam rencananya akan diisi oleh pembicara seperti ustaz Firanda Andirja, Ustaz Rizal Yuliar Putrananda, ustaz Subhan Bawazier, KH Cholil Nafis sebagai Ketua Komisi Dakwa MUI Pusat, dan Ustaz Syafiq Riza Basalamah. Namun begitu, semua rencana tersebut dibatalkan oleh Direksi dan Komisaris PT Pelni.

β–Έ “Apa yang salah dengan penceramah ini? Buktinya radikal mana?” ujar Anwar Abbas di kanal Youtube TV One, hari Jumat (09.04.2021).

Dia mengaku mengenal betul sikap KH Ma’ruf Amin selama memimpin MUI, yaitu bertoleransi dalam hal yang bersifat majalul ikhtilaf (perbedaan pendapat) tetapi bersikap tegas dalam hal-hal ushuliyah (yang pokok).

β–Έ “Beberapa hari ini saya menyampaikan secara pribadi surat protes ke Wapres (Wakil Presiden),” tegasnya. “Pertanyaan besar bagi saya, di negeri yang Wapresnya mantan Ketua Umum MUI, mengapa kok masih ada orang-orang seperti ini (melarang pengajian).”

Ia menjelaskan bahwa apabila memang pengajian itu melanggar ushuliyah, pelarangan ini bisa diterima. Jika hal itu hanya masalah majalul ikhtilaf, maka kebijakan memberangus pengajian itu bertentangan dengan sikap Wapres Ma’ruf Amin selama ini.

Kebijakan pelanggaran itu diterapkan oleh dewan komisaris dan direksi perusahaan PT Pelni dengan alasan tidak berizin. Bahkan, seorang pejabat di PT Pelni digeser posisinya gara-gara hal tersebut.

[ . . . ]

Β© the Islamweb.site
β€” editor: farras fil’azis

s u m b e rΒ  Β r e f e r e n s i